Featured

Pria Curhat, Tabu?

Oleh: Rusanti Lubis

12Views

Healthnews — Pernahkah Anda secara bersamaan merasa tidak dapat mengendalikan emosi, mengalami gangguan tidur, tidak tertarik lagi dengan pekerjaan atau hobi, dan menarik diri dari pergaulan?

Bila, ya, waspadalah! Karena, itu tanda-tanda Anda sedang depresi.

Selama ini, sebagian masyarakat beranggapan depresi adalah penyakit wanita. Berbagai penelitian memang telah membuktikan hal tersebut.

Begitu pendapat Dennis Charney, dokter sekaligus pimpinan program tentang penyimpangan suasana hati, di National Institute of Mental Health (NIHM), Amerika Serikat (AS).

Padahal, berdasarkan catatan NIHM, depresi juga dapat dialami kaum pria.

Terbukti, di negeri Paman Sam itu, diperkirakan enam juta pria mengalami depresi serius. “Itu karena depresi sulit dikenali dan juga sulit diobati,” ungkap Charney.

Hal itu terjadi, karena pria – dari satu generasi ke generasi berikutnya – selalu diingatkan untuk menjadi sosok yang kuat dan tegar dalam menghadapi berbagai masalah.

Adalah tabu bagi mereka mengungkapkan apa yang dipikir atau dirasakan kepada orang lain. Sebab itu, kaum adam ini lebih suka melarikan masalah mereka ke minuman keras, obat-obatan, atau bekerja secara berlebihan.

“Kami berusaha mendobrak pakem yang mengatakan tabu jika pria mengeluhkan masalah mereka atau curhat. Mereka boleh melakukannya dan harus melakukannya!” tegas Richard Carmona, Kepala Jawatan Kesehatan AS, seperti dikutip HealthScoutNews.

Menurut Charney, memang tidak mudah untuk melakukan tindakan ini. Banyak kendala yang akan dihadapi, di antaranya pria tidak pernah mau mengungkapkan masalah mereka atau mencari pengobatan jika mengalami masalah.

Selain itu, sebagian besar dari mereka tidak mengetahui tanda-tanda depresi, sehingga tidak menyadari kalau sudah berada dalam kondisi itu.

Jimmy Brown, mantan polisi New York City, mengalami depresi setelah menjadi saksi mata runtuhnya World Trade Center.

Tetapi dalam beberapa bulan, dia kembali ke sosoknya semula, setelah mencari pertolongan dari penyuluh dan teman-teman sebaya.

Petugas “pemadam kebakaran” ini menyarankan, jangan pernah hidup sendiri, jangan tutupi masalah Anda, dan jangan beranggapan curhat adalah tindakan tabu.

“Ingatlah! Di luar sana ada banyak pihak yang akan membantu masalah Anda dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik buat Anda!” begitu katanya.

Tinggalkan Balasan