Release

Iklan Layanan Masyarakat Yang Tak Biasa

27Views

Rio de Janeiro, Sebuah lembaga yang peduli terhadap kesehatan anak di Brazil baru-baru ini mengeluarkan iklan layanan masyarakat yang tak biasa. Mereka menggunakan gambar ibu yang tengah menyusui bayinya. Hanya saja payudara sang ibu dimodifikasi dengan gambar makanan cepat saji, seperti hamburger dan minuman bersoda.

Lewat iklan tersebut, lembaga bernama Sociedade de Pediatria do RS (SPRS) atau Pediatric Society of Rio Grande, Brazil tersebut ingin mengingatkan bahwa ibu yang menyusui, ataupun sedang mengandung, harus pintar-pintar dalam memilih asupan mereka.

Pasalnya, disadari atau tidak, apa yang dikonsumsi oleh sang ibu juga akan berdampak langsung terhadap bayinya. Sama halnya dengan gambaran yang coba mereka sampaikan dalam iklan tersebut, di mana bayi seakan-akan ‘disusui atau diberi makan’ hamburger, minuman bersoda, maupun makanan tak sehat lainnya.

Untuk mempertegas iklan ini, SPRS juga membuat tagline, yaitu ‘Your child is what you eat’, yang bisa diartikan ‘apa yang Anda konsumsi juga akan dimakan oleh anak Anda’.

Di bawah tagline tersebut, SPRS juga menuliskan bahwa bila seorang ibu menjaga asupan makannya, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan sang buah hati, maka bayinya akan terhindar dari berbagai penyakit serius.

Total ada tiga gambar iklan yang disiapkan SPRS untuk mengkampanyekan hal ini. Satu iklan memperlihatkan seorang ibu tengah ‘memberi makan’ bayinya dengan cheeseburger berukuran jumbo, sedangkan dua iklan lain menunjukkan seorang ibu ‘memberi minum’ segelas soda dan juga donat pada sang buah hati.

Rupanya iklan-iklan ini sesuai dengan hasil studi terbaru yang dilakukan Robert Waterland, dari Pediatrics, Molecular and Human Genetics, Baylor College of Medicine. Ia menemukan bahwa pola makan sehat pada ibu yang sedang berbadan dua dapat mendorong berkembangan varian gen yang dapat menekan tumor pada anak-anak mereka.

Sebaliknya, ibu hamil yang tidak memperoleh asupan nutrisi yang baik akan memicu penurunan sistem kekebalan bagi bayinya, atau dengan kata lain membuat bayinya menjadi rentan terserang kanker.

 

Tinggalkan Balasan