Lifestyle

Mengusir Bau Mulut

10Views

HealthNews —Mulut yang kering menyebabkan sel-sel itu betah di mulut. Akibatnya, pembusukan terjadi, yang kemudian menghasilkan gas yang berisi unsur sulfur. Gas inilah yang menyebabkan mulut terasa tak sedap.

PERGI KE DOKTER. Ada baiknya Anda memeriksakan mulut dan gigi ke dokter. Kikislah karang-karangnya. Jika ada lubang, segera minta dokter agar menambalnya. Bukan apa-apa, gigi berlubang bisa menjadi tempat persembunyian sisa makanan dan juga bakteri.

BERSIHKAN LIDAH. Saat bersikat gigi, jangan lupa membersihkan lidah. Lidah terdiri atas papilla-papila yang dapat menjadi tempat menempelnya makanan, dan rumah yang baik bagi bakter-bakteri anaerob, yang hidup normalnya memang di dalam mulut. Saat ini tersedia banyak pembersih khusus lidah. Jika bau terasa di siang hari, bersihkan lidah Anda.

PERBANYAK MINUM AIR PUTIH. Saat sahur dan berbuka puasa, perbanyaklah menenggak air putih. Usahakan minimal dua liter sehari semalam. Masing-masing satu liter saat buka dan sahur. Memang perut menjadi kembung, tapi efeknya bisa ikut mengurangi aroma nan tak sedap itu.

BERKUMUR. Perbanyaklah berkumur-kumur dengan menggunakan air putih. Jika takut puasa terganggu, berkumurlah saat buka puasa dan sahur. Tambahkan garam, boleh juga. Larutan ini berguna untuk menjaga keasaman mulut sehingga lingkungan mulut tidak kondusif bagi perkembangbiakan bakteri. Anda juga bisa menggunakan obat kumur yang banyak terdapat di pasaran.

BUAH-BUAHAN. Mengonsumsi buah-buahan tak hanya membuat tubuh terasa fit dan segar, tetapi juga meminimalkan bau mulut. Di bulan Ramadan, karena potensi mulut berbau ini sangat besar, pilih buah-buahan yang banyak mengandung air, seperti jeruk, belimbing, semangka, dan lain-lain.

MENU MAKANAN. Perbanyak makan sayuran saat berbuka puasa atau sahur. Pilih sayuran yang berwarna hijau, karena mengandung banyak klorofil. Bahan ini tak banyak mengeluarkan zat urine, yang biasanya menjadi pemicu bau mulut. Hindari menyantap makanan yang beraroma “aduhai”, seperti jengkol, bawang merah, atau petai.

HINDARI DAGING.  Makanan yang mengandung banyak protein seperti daging bisa pula menyebabkan mulut berbau. Mau tahu sebabnya? Proses pengolahannya dalam perut akan menghasilkan gas, yang dapat dikeluarkan dari mulut. Tetapi, jika Anda menyukainya, sebaiknya jangan mengonsumsinya pada saat sahur. Makanlah di waktu berbuka puasa atau malam hari.

 

Tinggalkan Balasan